Tari Tanggai (Properti, Busana Dan Ragam Gerak) Tarian Daerah Khas Palembang Sumatera Selatan



Tari Tanggai Palembang (Properti, Busana Dan Ragam Gerak) Tarian Daerah Sumatera Selatan - Tarian Tanggai adalah tarian daerah yang berasal dari Palembang Sumatera Selatan yang kini tumbuh dan berkembang di Sumatera Selatan yang ditampilkan untuk menyambut tamu hajatan adat setempat. 

Pada zaman dulu tari ini ditampilkan sebagai tari persembahan kepada dewa Siwa yang membawa sesaji buah dan beragam bunga untuk persembahan sehingga tarian ini termasuk tarian sakral. 

Tari Tanggai ini memiliki kesamaan dengan tarian yang di Cina karena pada zaman dulu di Palembang terdapat kerajaan besr yang dibangun oleh keturunan raja Syailendra yang budhha dan tarian ini sebagai persembahan kepercayaan agama budha. 

Tarian Tanggai ini para penarinya menggunakan properti tanggai di delapan jari penari kecuali jempol. Tari Tanggai terbuat dari perak dan kuningan yang dipakai pada ujung jari tangan. Keindahan tari ini terletak pada kuku palsu yang panjang di jari penari. Properti yang digunakan tari Tanggai adalah Tanggai dan Tepak. Baca juga Lirik lagu Tari Tanggai Sumatra Selatan.

Tari Tanggai (Properti, Busana Dan Ragam Gerak) Tarian Daerah Khas Palembang Sumatera Selatan
Baca Juga : 

Berikut ini Beberapa Fungsi Tari Tanggai, antara lain :

- Sebagai lambing atau simbol kehormatan
Pertunjukan tari ini dari salah satu penari ada yang diprimadonakan yang membawa sekapur sirih yang diberikan kepada tamu kehormatan sebagai lambing masyarakat Palembang. Penari Sekapur sirih terdiri dua macam, yaitu sirih jadi dan sirih tak jadi. 

Sirih Jadi adalah ramuan sirih dan sirih tak jadi ramuan sirih yang dilakukan oleh tamu sendiri. 

Baca juga :

- Sebagai hiburan
Tarian yang ditampilkan setiap acara adat secara resmi atau tidak resmi. Penari dalam hal ini memiliki kenikmatan tersendiri selain orang lain juga menghibur diri penari. 

- Sebagai alat Pendidikan

Iringan yang digunakan Tari Tanggai adalah lebih bersifat instrumental yang digarap oleh komposer dengan beberapa gendang serta satu buah gong untuk rite. Lagu yang dimainkan adalah lagu daerah dengan nuansa melayu dengan penggabungan warna musik kedaerahan. Alat musik yang digunakan antara lain : Accordion, Biola, Gendang, Gong dan terbangan (Sejenis rebana). 

Dalam pertunjukan Tari Tanggai biasanya memainkan judul lagu "enam bersaudara" penciptanya "No Name" (nn). Kini tari ini tarian ini selain dengan iringan hidup (tradisional) juga diringi alat musik modern. 

Busana Tari Tanggai terdiri dari empat macam, yaitu : Aesan gede, Selendang mantra, Aesan dodot, Aesan pak sangkong. Sekarang busana tari menyesuaikan dengan situasi dan kondisi. 

Berikut ini Busana Tari Tanggai : 

Aesan Gede : Sewet songket, Kemben songket,Kasuhun, Sumoing, Sundur, Cempako, Gelang malang, Kecak bahu, Gelang kano, Suri/sisir, Kalung kebo mungga, Tertai, Selempang, Pending, Kembang urai, Gelang sempuru, Galang gepeng

Selendang manrti (aesan gandik) : Gandik, Sumping, Gelang malang, Sundur, Suri/sisir,Sewet somgket, Selendana, Teratai, Kalung kebo mungga, Gekang kano, Gepeng sempuru, Kembang  sempuru, Kembang songket.

Aesam pak sangkong : Sewet songket, Baju kirung beludru, Teratai, Gelang, Pak sangkong, Sumping, Kelapo setandan, Gelung malang, Selendang, Gelang gepeng, Gelang sempuru, Suri/sisir, Cempako, Sundur, Bunga uarai, Kalung kebo mungga.

Aesa dodot terdiri dari : Sewet songket, Kemben songket,Teratai, Selempamg, Gelang sempuru, Gelang kano, Cempako, Sumping, Gelang gepeng, Gelung malang, Pending, Sundur, Bunga urai, Kalung kebo munggah.

Ragam Gerak Tari Tanggai : 

Nama-nama gerak tari tanggai sebagai berikut:

a) Gerak sembah di bagi menjadi:

Sembah berdiri
Sembah duduk

b) Gerak Borobudur di bagi menjadi:
Borobudur berdiri
Borobudur duduk

c) Gerak kecubung terdiri dari:
Kecubung berdiri kanan dan kiri
Kecubung duduk kanan dan kiri

d) Gerak tabor
Tabur duduk kanan dan kiri

e) Gerakan siguntang mahameru
Siguntang mahameru duduk kanan dan kiri

f) Gerakan mendengar
Mendengar berdiri kiri dan kanan
Mendengar duduk kiri dan kanan

g) Gerak tutur sabda
Hanya satu gerakan tutur abda pada waktu duduk saja

h) Gerakan tolak bala
Tolak bala berdiri kiri dan kanan

i) Elang terbang
Elang terbang berdiri
Elang terbang duduk

j) Gerak jalan keset
Hanya ada satu gerakan jalan keset berdiri

k) Gerak jalan jijit
Hanay ada satu gerak jalan jinjit

l)  Gerak kaki tunjang
m) Gerak kaki sambar
n)  Gerak duduk momjong
o)  Gerak memohon
p)  Gerak nyumping
q)  Gerak duduk tafakur
r)  Gerak tumpang tali

Struktur Gerak Tari Tanggai : 

a) Gerakan tari awal
· Gerak masuk posisi sembah
· Borobudur hormat
· Sembah berdiri
· Jalan keset
· Kecubung berdiri bawa kanan
· Kecubung bawah kiri
· Kecubung berdiri atas kanan
· Kecubung atas kiri
· Ukur benang

b) Gerak tari pokok
· Tutursabda
· Sembah duduk
· Tabor bunga duduk kanan dan kiri
· Memohon duduk kanan
· Kecubung duduk kanan dan kiri
· Stupa kanan dan kiri
· Tutur sabda
· Borobudur
· Ulur benang

c) Gerakan tari akhir
. Tolak balak berduri kanan dan kiri
. Nyumping berdiri kanan dan kiri
. Mendengar berdiri kanan dan kiri
. Tumpang tali/ulur benang berdiri kanan dan kiri
. Sembah berdiri
. Borobudur berdiri
. Borobudur hormat